 |
Pa Gun dan Mas Jaka berangkat dengan mengendarai uno2 , Mas Alva akan menyusul keesokannya. Jum'at malam Pa Gun dan Mas Jaka beristirahat di Ciamis untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandung keesokan harinya. Sementara Mas Mangil van jogja sudah terlebih dahulu ada di wisma PU karena kebetulan sedang ada training kantor sejak tiga hari yang lalu. Sementara hari sabtu pagi hari km39 telah terkumpul diantaranya Pa Hari, Masdib, Revi, dan saya. sampai pukul 09.30 (dari rencana keberangkatan jam 08:00 :) ) menyusul satu persatu Mas Damar, Arief, Fajar bogor (+ Pa Asep dan Uten), MGT, Ivuls dan Cak Fahri. Akhirnya team berangkat walaupun satu peserta masih menuju km39 (Ferry). Yah biarin deh, kalo soal nyusul menyusul sih pembalap udah jagonya hehehe. sementara dari tim jogja, Pa Gun dan Mas Jaka meneruskan perjalanan menuju Bandung setelah sebelumnya beristirahat di Ciamis. sayang sekali mas pangdam yoso Alva berhalangan hadir karena mengalami masalah dengan kendaraannya. Keberangkatan ke Bandung tidak mengalami masalah berarti, hanya Cak Fahri yang sempat mengalami fan radiator kurang mumpuni sehingga overheat. di km88 cak fahri dan rombongan menepi sejenak untuk melakukan penggantian fan radiator (gileee... bawa spare fan radiator). tak lama Ferry menyusul ke rest area bergabung bersama rombongan. 15 menit selesai upacara ganti fan selesai dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Tim jogja lebih dahulu memasuki area perparkiran wisma pu pada sekitar 11.30, sementara tim jakarta mulai masuk kota Bandung. keluar exit pasir koja sampai wisma PU jalanan dipenuhi dengan hiruk pikuk dan aktifitas warga bandung dan tamu belanja, bandung tea atuhhhhh! Beberapa kali rombongan terpecah karena terpotong padatnya lalu lintas dan lampu merah. Dari wisma PU, letkol Ukun and the gank mengatur persiapan. Kang dian, Mas Mangil dan Fajar mengendarai selecta menjemput rombongan di area tegallega. Akhirnya tim jakarta tiba di wisma pu sekitar 12:30. disambut rekan-rekan yang telah tiba. saatnya istirahat dan makan siang yang dipersiapkan oleh Yasin weber dan keluarga (ini nih gunanya komunitas seperti milis, ga usah nyari jauh2, ternyata rekan-rekan ada yg membuka usaha yang diperlukan). Siang itu berdatangan rekan-rekan indofiat bandung yang telah lama tidak berjumpa. Kang Ferry, Pa Karno, Firsan, Kang Tio-Teh Nita sekeluarga, Pa Teddy dan Dadi bertandang ke wisma PU. Kejutan dari Bandung Fiat Club (BFC) ada Pa Edi, Reiza dan Indra dari yang berkunjung dan berencana untuk bergabung diacara malam HBH. Malam hari acara HBH berlangsung meriah. beberapa miliser indofiat menyusul ke wisma PU pada saat acara. Hadir Bu Buti dan Pa Raman, Wak Dudi, Deffy dan istrinya, Kang Tisna, Mas Robin dan Mat Holil. Beberapa rekan fiaters yang kebetulan sedang di bandung sempat hadir pada saat acara, ada Ikhsan, Bang Ojak dan Amri. Tim BFC datang dengan banyak personil dan membawa hidangan soto bogor racikan Kang Dikki BFC dan kudapan bajigur-bandrek untuk acara. acara berlangsung meriah dengan perkenalan dan cerita beberapa miliser indofiat dan perwakilan dari BFC. Kang Edi yang menyampaikan sambutan dari BFC, Kang Bugi dan Pa Ade yang menceritakan pasang surut aktivitas BFC di bandung. Dari PaMoEA (Paguyuban Mobil Eropa-Australia) hadir Pa Denni dan Pa Marhan turut meramaikan acara dengan mengisahkan ihwal PaMoEA di Bandung. Acara dilanjutkan dengan technical gathering yang dibawakan oleh Pa Hari, Pa Gun dan Pa Asep, dimoderatori oleh Deffy. Hmmm... saya sendiri baru ngerti kalo masang batterai itu ngga perlu gede-gede karena selama mesin nyala, kelistrikan seluruhnya dipasok oleh alternator. Malah pake batterai kapasitas gede dapat membebani alternator karena waktu pengisiannya akan lebih lama. Mungkin karena acaranya terlalu malam dan perut sudah fully loaded, beberapa peserta terlihat mengantuk hehehe.... sementara Kang Boim antusias dengan pertanyaan dan diskusi sekitar kelistrikan uno turbonya. Setelah acara selesai, merchendise berupa kaos dan pin mulai diperdagangkan. Laris manis tanjung kimpul, acak corak ambil yang banyak kekekekekek... Kang Ferry dari jakarta pulang malam itu juga dikarenakan ada acara keluarga yang harus dihadiri esok harinya dan Pa Hari yang mendapat kabar duka dari keluarganya. Setelah keseluruhan acara selesai, arena diskusi berpindah ke tempat parkir. Aula ditinggalkan dengan menyisakan kenangan menyenangkan. Ngobrol sana-sini, pengalaman-pengalaman fiaters dengan kendaraannya, yang buka kap mesin dan beberapa pemeriksaan oleh Pa Asep dan Pa Gun berlangsung sampe larut malam. Keesokan harinya dilanjut acara buka kap mesin lagi. Terpantau uno selecta Kang Dian dicolek-colek Pa Asep, Uten masang kabel gas di 124 mas Damar, siucing bongkar ban depan yang gembos, Revi dan Ivul komat-kamit masang SS9R. Beberapa rekan dari Bandung datang pula berkunjung. Pa Bet Ananto Uno1 dan Deni 1100 bergabung ngobrol sana-sini seputar FIAT. Sementara para istri fiaters menghilang jalan-jalan, beli oleh-oleh dan sempet nongkrong di kafe :D Tiba saatnya pulang. Sayang sekali tepat makan tujuan penuh tidak ketulungan, yang antri udah sampe pintu masuk. Akhirnya rombongan puter haluan ke arah pasteur dan makan di area sana, sementara MGT dan tim Jogja berpisah untuk mampir ke toko oleh-oleh. Untuk mempersingkat waktu, diputuskan tim jakarta akan merapatkan barisan di km88 dan setelah keperluan masing-masing selesai. Terima kasih kepada: - Bandung Fiat Club, khususnya Pa Edi, Pa Dikki, Pa Ade, Kang Reiza, Kang Bugi dan Kang Indra - Pa Denni dan Pa Marhan dari PaMoEA - Bu Buti yang menyediakan merchendise kaos - Mat Holil yang menyediakan merchendise pin-pin fiat/abarth/ferrari - Rekan panitia bandung: Ukun, Kang Dian, Fajar dan Firsan - Rekan-rekan miliser bandung: Pak Bet, Dadi, Indra dan Denni 1100 - Rekan-rekan fiaters: Bang Ojak, Ikhsan dan Amri - Rekan-rekan miliser semuanya Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan nama dan jabatan atau kejadian, sesungguhnya itu adalah bukan salah ibu mengandung tetapi merupakan kesalahan redaksi semata :) Sampai jumpa di acara touring berikutnya di HUT Indofiat 2010: "Satu Dasawarsa Indofiat" |