 |
Di mata pecinta mobil-mobil klasik ada anggapan kalau mobil klasik itu lumayan susah untuk perawatannya. Bahkan lebih sulit merawat mobil klasik dibanding merawat istri sendiri! "Lebih susah merawat mobil klasik daripada merawat istri. Kalau istri kan bisa merawat dirinya," ujar Azman Osman sambil tertawa. Azman merupakan konseptor pameran mobil klasik 3rd International Classic Car Show'09. Guyonan yang mungkin betul itu disampaikannya dalam kesempatan jumpa pers di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (5/12/2009). Penggemar berat mobil klasik yang beberapa waktu lalu merampungkan proyek restorasi mobil Chevrolet Camaro Z28 ini mengatakan kalau mobil klasik itu harus dilestarikan. "Mobil itu harus dilestarikan untuk diwariskan kepada generasi berikutnya," ujarnya. Ketua umum Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bambang Rus Effendi di tempat yang sama menuturkan, meski sudah berumur tua, mobil-mobil klasik yang dimilikinya masih bisa bersaing dengan mobil-mobil keluaran baru sekalipun. "Mobil-mobil ini masih bisa menembus 150 km per jam kecepatannya," ujarnya. Tentunya mobil ini terlebih dulu dirawat dengan telaten atau direstorasi agar tetap ciamik. "Mobil klasik masih eksis," ujarnya lagi. Bak menerobos lorong waktu, mobil-mobil kuno alias klasik akan bertebaran di Jakarta akhir bulan ini. Puluhan mobil-mobil klasik ini akan dipamerkan dalam 3rd International Classic Car Show'09 (OICC-Show'09). Ini merupakan pameran ketiga yang digelar oleh WAW Productions bekerja sama dengan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia, Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan pabrikan ATPM. Pameran ini akan diadakan pada 24-27 Desember 2009 di Balai Kartini Jakarta. "Ini lebarannya mobil klasik," ujar konseptor pameran mobil klasik Azman Osman dalam jumpa pers di Balai Kartini, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Sabtu (5/12/2009). Apa bedanya pameran mobil klasik tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya? Panitia menjanjikan pameran ini akan memberikan edukasi tentang bagaimana merestorasi mobil klasik yang sudah menjadi bangkai menjadi bentuk seperti semula atau bahkan lebih canggih melalui 12 jenis workshop yang akan diselenggarakan. Jadi tidak hanya pamer mobil kuno semata. "Dari mulai tips memilih mobil, proses sandblasting, krom, dan seterusnya. Setelah mengikuti berbagai workshop tersebut para pengunjung akan benar-benar tertular spirit mobil klasik dan semakin menghargai nilai yang terkandung dalam mobil-mobil klasik tersebut," ujarnya. Salah satu anggota DPR yang juga penggemar mobil klasik, Roy Suryo menuturkan pameran mobil klasik ini ibarat mutiara di tengah gonjang-ganjing kasus politik. "Ini seperti mutiara di tengah pemberitaan yang berdarah-darah, di kala orang bicara hukum, politik namun soal hobi tak boleh terlupakan," ujarnya sambil tertawa khas. Untuk memudahkan pengunjung menikmati pameran, mobil-mobil klasik ini akan ditempatkan dalam berbagai kategori. Misalnya kategori The Great American All Stars, European Sports Car, Japanese Samurai, Italian Exotic Cars, Muscle Car Legend, dan Hot Rod Alley. Komunitas mobil-mobil kuno di tanah air juga tentunya tak melewatkan pameran ini, nama-nama komunitas yang sudah dipastikan hadir adalah Fiat Club, Renault 5 Club, Citroen Club, Morris Club, MB Boxer Club, MB Classic, VW Indonesia dan banyak lagi. Jadi Anda pecinta mobil klasik jangan lewatkan kesempatan langka ini. (sumber detik.oto) |